Kategori
Renungan

Renungan Warta – 18 April 2021


 

Tidak Melihat Namun Percaya!

“tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya,
bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu
memperoleh hidup dalam nama-Nya.”

(Yohanes 20: 31)


Doubting Thomas, merupakan ungkapan ejekan yang dikenakan kepada orang yang sukar sekali untuk percaya. Ungkapan ini diambil dari peristiwa Tomas yang tidak mau mempercayai berita kebangkitan Tuhan Yesus yang disaksikan oleh rekan-rekan sesama murid. Bahkan dengan tegas ia berkata, sebelum aku melihat bekas paku dan mencucukkan jariku ke dalamnya … sekali-kali aku tidak akan percaya! Begitu keras penolakan Tomas digambarkan dalam Yohanes 20: 19-31.


Namun tujuan utama injil ini bukanlah untuk mendiskreditkan atau memojokkan Tomas. Karena sebenarnya para murid yang lain pun melakukan kesalahan yang sama. Mereka juga tidak percaya ketika para perempuan yang lebih dahulu mengunjungi makan Yesus, menyampaikan berita kebangkitan kepada mereka. Dalam Lukas 24: 11 dicatat: “Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.” Para murid baru menjadi percaya ketika mereka telah melihat langsung Tuhan Yesus yang bangkit.


Jadi sesungguhnya, kita sebagai para murid Kristus yang hidup di jaman sekarang, kitalah yang mendapat kesempatan untuk menjadi percaya walaupun kita tidak melihatnya secara langsung. Tuhan Yesus bersabda: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” Seperti Yoh 20: 31, Injil ini dicatat agar kita boleh percaya walaupun tidak melihat langsung. Percaya bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah. Dan oleh iman percaya itu kita beroleh hidup dalam nama-Nya. Ingatlah Yoh 3: 16b berkata “… supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Kata kuncinya adalah percaya! Berbahagilah kita yang tidak melihat, namun percaya! Selamat hari Minggu, Tuhan memberkati. Amin.