Categories
Renungan

Renungan Warta – 11 Juli 2021


 

Panggilan & Pengutusan

“Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu,
yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat,
supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu,”

(Kisah Para Rasul 6: 3)


Ketika jumlah jemaat di Yerusalem bertambah secara luar-biasa, dari kumpulan ratusan orang menjadi ribuan, maka perkara hidup bersama otomatis menjadi lebih rumit. Muncul sungut-sungut karena ada kelompok yang merasa diperlakukan tidak adil. Sesungguhnya, bukan karena ketidak-adilan, namun karena tuntutan workload pelayanan tidak lagi seimbang dengan jumlah tenaga pelayan yang tersedia pada saat itu.

Para murid memang hidup saleh dan dipenuhi oleh kuasa Roh Kudus, namun kualitas iman seperti itu bukanlah pengganti bagi perlunya pendelegasian dan kerja-sama. Oleh karena itu, para rasul meminta agar dipanggil dari antara jemaat, tujuh orang yang akan melayani tugas-tugas di jemaat. Tugas mereka bukanlah untuk pelayanan Firman, karena itu menjadi fokus para rasul. Mereka menjadi pelayan awam, yaitu jemaat-jemaat yang menjadi volunteer untuk melakukan pekerjaan pelayanan.

Namun pelayanan sukarela, di hadapan Tuhan, tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang remeh dan sepele. Kita tidak bisa menggampangkan itu. Perhatikan kriteria yang diminta disini: Orang yang memiliki reputasi hidup yang baik, penuh Roh dan hikmat! Artinya, walaupun sukarela, pelayanan itu tidak bisa dipandang sebagai “gampangan” atau “sembarangan”. Sebaliknya, Tuhan meminta yang terbaik dan yang paling tulus dari kita semua. Itulah panggilan dan pengutusan yang Ia berikan kepada kita. Kiranya kita dimampukan untuk memberi yang terbaik kepada-Nya dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.