Renungan Warta – 6 Desember 2020

Minggu Advent 1

Dan Ia akan berjalan mendahului Tuhan

(Lukas 1: 17a)

Dalam Lukas 1: 5-25 kita mengenal dua orang sosok istimewa dalam diri Zakharia dan Elizabet. Mereka adalah sepasang suami isteri, dari keturunan imam Harun. Alkitab mencatat dengan pujian perilaku kehidupan mereka: “Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat”. Namun demikian ada sebuah pergumulan dan kerinduan besar dalam diri mereka, karena walaupun telah lanjut usia, mereka belum juga mendapatkan seorang keturunan.

Pada saat Zakharia terpilih untuk melaksanakan tugas istimewa menyalakan api persembahan ukupan, suatu kesempatan yang dalam seumur hidup seorang imam, kemungkinan hanya akan mendapat giliran satu kali saja. Sebuah momen yang istimewa bagi Zakharia untuk menaikkan doa syafaatnya. Dan kemudian datanglah malaikat Gabriel menyampaikan kabar bahwa doanya dikabulkan. Elizabet akan melahirkan seorang anak laki-laki: Yohanes!

Namun Tuhan punya rencana khusus untuk Yohanes: “Ia akan berjalan mendahului Tuhan.” Yohanes akan membuka jalan bagi Yesus, Sang Juruselamat dunia. Hidup Yohanes bukanlah untuk memenuhi keinginan Zakharia dan Elizabet, kehadirannya bukanlah sebuah “hadiah” karena mereka adalah pribadi yang sangat saleh dan istimewa. Tuhan punya maksud dan rencana untuk hidup Yohanes, anak mereka ini.

Demikian juga dalam kehidupan kita, Tuhan punya maksud dan rencana untuk anak-anak yang Ia hadirkan di tengah keluarga kita. Mereka hadir ke tengah dunia bukan sekedar untuk menjadi pemenuh cita-cita keluarga, penggenap harapan orang-tua, lebih dari itu: mereka ada untuk menggenapi rencana dan kehendak Tuhan. Biarlah kita sebagai orang-tua boleh semakin peka akan panggilan Tuhan bagi anak-anak yang Ia percayakan ke dalam bimbingan kita. Tuhan memberkati, Amin.