Renungan Warta – 27 Desember 2020


Minggu Advent 4

Diubah Menjadi Anggur Baik

(Yohanes 2: 5)


Kisah air menjadi anggur pada perkawinan di Kana, merupakan mujizat pertama yang Tuhan Yesus lakukan dalam pelayanan-Nya. Sedemikian baik anggur tersebut sampai-sampai pemimpin pesta memuji kualitasnya. Dalam hidup ini, kita tentu berharap untuk mengalami perubahan-perubahan luar biasa yang Tuhan kerjakan bagi diri kita. Mengubah “air yang biasa” menjadi “anggur yang luar biasa”.

Maria, ibu Yesus, memberi nasehat yang sangat penting yang membuka jalan bagi mujizat tersebut: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!” Dalam hidup ini, kita perlu belajar untuk taat terhadap apa yang Tuhan perintahkan. Dan proses untuk menjadi taat itu memang tidak mudah. Bayangkan apa yang ada dalam pikiran para pelayan ketika Tuhan Yesus menyuruh mereka mengisi tempayan batu dengan air, dan kemudian meminta mereka mencedoknya dan memberikan kepada pemimpin pesta? Barangkali mereka merasa dipermainkan, seperti sebuah “prank” yang harus mereka jalani. Bagaimana kalau pemimpin pesta menjadi marah, dan mereka yang terkena akibatnya? Namun demikian mereka belajar untuk taat! Dan akhirnya mereka menyaksikan sendiri kemuliaan Allah dinyatakan, ketika air tersebut tanpa mereka sadari telah berproses menjadi anggur yang baik.

Memasuki tahun 2021 ini, mari kita belajar untuk menjadi lebih taat kepada Tuhan. Walaupun terkadang kita tidak mampu memahami apa yang Ia perintahkan, namun kita perlu berserah dan percaya bahwa Ia sedang bekerja memproses perubahan yang luar biasa dalam kehidupan kita.

Tuhan memberkati! Amin.