Kategori
Renungan Warta

Renungan Warta – Seri Ucapan Bahagia: Kemurahan Hati


“Siapakah diantara ketiga orang ini menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?” Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah dan perbuatlah demikian!”

(Lukas 10: 29-37)


Manusia modern seringkali mengagungkan keberhasilan dan kekayaan sebagai puncak pencapaian kehidupan. Dalam harapan yang kita bisikkan kepada anak-anak, harapan untuk kesuksesan, kejayaan, ketenaran, menjadi hal utama yang orang-tua seringkali tekankan. Hal-hal tersebut ditanamkan dalam berbagai bidang kehidupan: di pendidikan, di lapangan olahraga, di dunia pekerjaan, bahkan di pergaulan.

Kisah orang Samaria yang murah hati menjadi sebuah pengingat betapa pentingnya nilai kemurahan hati untuk kita tanamkan kepada anak-anak kita. Ini adalah hal yang penting, karena seberapa berhasil dan kaya pun anak-anak kita, bukankah hati kita tidak akan damai sejahtera apabila mereka tidak menjadi orang-orang yang memiliki kemurahan hati?

Kata murah hati dalam konteks ucapan bahagia (Matius 5) diterjemahkan menjadi merciful. Mercy berarti memperlakukan orang lain dengan compassion, terlebih terhadap mereka yang tidak berdaya (baik itu musuh, ataupun orang yang kesusahan). Akar kata dari mercy dalam bahasa Latin adalah merces, yang artinya “price paid”. Harganya telah dibayarkan! Seperti si orang Samaria telah membayarkan harga penginapan dan perawatan bagi korban yang tergeletak di jalan. Demikian juga kemurahan hati Allah, telah membayarkan harga dosa bagi kita manusia, ketika Ia memberikan diri-Nya di atas kayu salib. Kita semua adalah penerima kemurahan hati Allah. Dan oleh karena itu, kita pun terpanggil untuk menjadi orang-orang yang murah hati (merciful) kepada sesama.

Kita percaya, bahwa sebuah tindakan kemurahan hati yang kita berikan kepada orang lain, dapat Tuhan ijinkan untuk mengubah dan bahkan menyelamatkan kehidupan mereka yang menerimanya. Tuhan memberkati. Amin.