Kategori
Renungan

Hikmat Perkataan


Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.


(Kolose 3: 16)


Dalam surat Kolose ini, kita menemukan penekanan yang menarik. Setelah sebelumnya dikatakan bahwa tujuan kita dipersatukan menjadi satu tubuh (satu keluarga) adalah agar kita mengalami damai sejahtera Kristus, maka kemudian dilanjutkan dengan sebuah penekanan mengenai perkataan Kristus. Perkataan Kristus disini memiliki 2 makna, pertama yaitu adalah Firman Tuhan. Firman Tuhan harus hidup diantara kamu. Itu jelas bagi orang Kristen, bahwa Firman Tuhan menjadi pedoman yang utama. Namun makna yang kedua, adalah bagaimana Firman Tuhan itu juga tercermin dalam perkataan yang keluar dari mulut kita sebagai pengikut Kristus. Artinya, hikmat kita sebagai manusia dalam berkata-kata dapat menentukan damai sejahtera yang kita alami dalam hidup berkeluarga.

Ketika perkataan kita selaras dengan perkataan Kristus, maka apabila kita harus menyampaikan teguran, atau memberikan pengajaran satu sama lain, kata-kata yang keluar dapat memberkati mereka yang menerimanya. Kebenaran kadang tidak mudah untuk diterima pendengarnya. Namun ketika kita mengimbangi kebenaran dengan hikmat cara dan ketulusan hati saat menyampaikannya, maka one way or another ia akan tetap memberkati penerimanya. Kolose 3 ini kemudian dilanjutkan dengan relasi suami-isteri, orangtua dan anak, serta tuan dan hamba. Artinya, perkataan Kristus bermanfaat dalam berbagai relasi-relasi kehidupan yang kita jalani: dari yang personal, sampai kepada dunia profesional.

Kiranya sebagai pengikut Kristus, tutur-kata dan perbuatan kita boleh selalu selaras dan memancarkan kebenaran Firman Tuhan, agar kita boleh membawa damai sejahtera dalam kehidupan kita bersama: di tengah keluarga, di tengah gereja, dan di tengah dunia. Roh Kudus memampukan kita! Amin.